TINGKATKAN KINERJA UMKM, POLINEMA SERAHKAN MESIN PENGUPAS KEDELAI KEPADA UMKM TEMPE WATUGEDE DI SINGOSARI

Kab. Malang – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan industri suatu negara. Salah satu UMKM yang melakukan proses pembuatan tempe adalah UMKM Sanan Sejahtera yang dipimpin oleh Bapak Sugianto. UMKM ini terletak di Desa Watugede Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur. Bapak Sugianto telah menekuni usaha pembuatan tempe selama 20 tahun. Usaha ini sudah turun temurun sejak almarhum kakek dari Pak Sugianto ini. Peralatan dan sarana prasarana yang digunakan untuk membuat proses pembuatan tempe masih terbilang sangat sederhana dan manual. Untuk bisa menghasilkan sebuah tempe yang berkualitas, Bapak Sugianto memerlukan waktu yang lama. Misalnya ketika melakukan sebuah proses pemisahan biji kedelai dengan kulit kedelai. Proses pemisahan Biji kedelai dengan kulit kedelai yang dilakukan oleh Bapak Sugianto adalah dengan cara merendam biji kedelai selama semalam lalu diinjak-injak hingga biji kedelainya muncul dan terkelupas. Proses berikutnya adalah dengan cara direndam dan dicuci kembali biji kedelai yang sudah dipisahkan. Dengan cara dicuci dan direndam ini kulit kedelai mudah dilakukan proses pemisahan antara kulit kedelai dengan biji kedelai.

Peragian Tempe

Polinema terus berkontribusi dalam pembangunan Sumber Daya Manusia di Jawa Timur melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM) sebagai salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Lokasi PPM kali ini bertempat di UMKM Tempe, Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Malang yang diketuai oleh Am. Mufarrih, S.Pd., M.T dan beranggotakan, Ir. Agus Harijono, MT., Ir. Moh.  Nasir Hariyanto, MT. dan Pondi Udianto, S.Si., M.T. dengan melibatkan 3 orang mahasiswa dari Jurusan Teknik Mesin melakukan giat pengabdian kepada masyarakat pada tanggal 25 Juni 2022 dengan memberikan pelatihan pengoperasian mesin pengupas kedelai kepada masyarakat desa Watugede Kabupaten Malang.PemilikUMKM Tempe Watugede, Bapak Ribut Sugianto saat menerima kedatangan tim PPM Polinema di kediamannya mengucapkan terima kasih atas bantuan mesin pengupas kedelai sekaligus memberikan pelatihan kepada para karyawan dan warga sekitar.

Kiri-Kanan: Am. Mufarrih, Bpk. Ribut Sugianto

Pemberian alat ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi Tempe. Sehingga kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar dapat meningkat.